Deratan Produk Google yang Gagal


fitur google yang gagal
Source: pixabay

Google adalah salah satu perusahaan terbesar di dunia yang didirikan tahun 1998 yaitu sekitar 20 tahun yang lalu yang bergerak dalam bidang jasa dan internet. Google menyediakan berbagaia macam produk diantaranya teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring. Sejak didirikan tahun 98, pertumbuhan perusahaan yang cepat telah menghasilkan berbagai produk, akuisisi, dan kerja sama di bidang mesin pencari inti Google dengan berbagai macam pengiklan, selain itu perusahaan ini menawarkan perangkat lunak produktivitas daring (dalam jaringan), termasuk surat elektronik (surel), paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial. Tapi apakah kalian menyangka google itu juga pernah mengalami kegalalan dalam produk-produknya. Baiklah supaya kalian tahu dan bisa menambah ilmu kalian, berikut 17 Produk Google yang dianggap gagal:

1. Google Answer

Ini merupakan proyek pertama yang dikerjakan Google. Google Answers diketahui hasil dari ide yang bersumber salah sang pendiri perusahaan, yaitu Larry Page. Usia dari produk Answers hanya bernafas atau mengudara selama lebih dari empat tahun, yang kemudian berhenti menerima pertanyaan dari pengguna pada tahun 2006.

2. Lively

Lively adalah dunia virtual Google yang tercatat bertahan lebih dari setahun. Produk ini dihadirkan oleh perusahaan yang bermarkas di Mounten View, Amerika Serikat, dengan tujuan agar pengguna dapat berinteraksi dengan teman-teman mereka dan mengekspresikan diri secara online dengan cara baru. Nyatanya, itu juga tak berhasil. Lively tutup riwayat pada tahun 2008.

3. Google Wave

Layanan ini dirancang untuk memungkinkan orang saling mengirim pesan dan mengedit dokumen. Namun, sayangnya pengguna bingung akan kehadirannya, Wave pun dimatikan pada Agustus 2010.

4. Google Nexus Q

Nexus Q adalah pemutar media streaming yang dibuat untuk menghubungkan semua perangkat rumah.

5. Google Reader

Sebuah aplikasi membaca berita, di mana pengguna dapat menarik cerita dari blog atau situs berita. Perusahaan teknologi ini memutuskan untuk menguburnya pada Juli 2013.

6. Google Catalogs

Google Catalogs, program belanja interaktif yang mendigitalkan katalog. Tapi sayangnya produks ini hanya dipertahankan oleh google sampai tahun 2013 untuk versi seluler dan versi desktopnya dua tahun kemudian. Ini merupakan proyek pertama yang dikerjakan Google. Google Answers diketahui hasil dari ide yang bersumber salah sang pendiri perusahaan, yaitu Larry Page. Usia dari Answers hanya bernafas selama lebih dari empat tahun, yang kemudian berhenti menerima pertanyaan dari pengguna pada tahun 2006.

7. Google Glass

Sejumlah persoalan dihadapi Google akan produk satu ini, di antaranya mulai dari harga jualnya yang tinggi, masalah perangkat lunak, potensi bermasalah akan privasi, dan terkesan terlalu kaku. Google mengatakan mengakhiri proyek Glass pada Januari 2015.

8. Google Buzz

Layanan jejaring sosial yang terintegrasi ke Gmail ini tak berjalan mulus. Dihadapi isu privasi, Google mengumumkan Oktober 2011 jadi hari terakhirnya.

9. Ponsel Android edisi Google Play

Ponsel ini diperkenalkan pada musim semi 2014. Tetapi, Januari 2015 justru dinyatakan tak tersedia untuk dijual.

10. Google Health

Semula kedatangannya untuk memberi orang akses ke informasi kesehatan dan kebugaran, Google Health ditutup selamanya pada 2012, karena dinilai tidak memiliki dampak yang luas sesuai harapan.

11. Google X

Google X, antarmuka alternatif untuk mesin pencari yang dihapus pada 16 Maret 2005. Kini nama tersebut malah digunakan untuk salah satu divisi penelitian Google, contohnya terkait Project Loon.

12. Google Hangouts On Air

Layanan live streaming ini terlahir pada tahun 2012. Presiden AS Barrack Obama dan Paus Francis pernah memanfaatkan teknologi tersebut, meski kini tinggal kenangan.

Sebelum membeli YouTube pada 2006, Google pernah memiliki platform serupa. Ketenaran Google Video masih kalah dibandingkan YouTube, perusahaan pun mengakhirinya pada 2009. Kini, YouTube lah yang berjaya sebagai platform video.

14. Dodgeball

Ini adalah layanan yang membuat pengguna dapat check in dilokasi. Produk ini dibeli Google di 2005. Pendiri dari Dodgeball, yaitu Dennis Crowley meninggalkan Google di 2007. Ia lalu membangun layanan yang mirip bernama Foursquare, dua tahun kemudian.

15. iGoogle

Tutup pada 2013, iGoogle sempat muncul ke permukaan yang memungkinkan pengguna menyesuaikan beranda mereka dengan widget.

16. Orkut

Pernah jadi jejaring sosial populer. Tetapi, itu tak berlangsung lama, layanan satu ini berakhir pada September 2014.

17. Google Notebook

Adalah pendahulu Google Docs, Google Notebook merupakan tempat untuk menyalin dan menempelkan URL atau menulis catatan yang dapat dibagikan atau dipublikasikan. Google memberhentikan pengembangannya pada tahun 2009 dan secara resmi di tiga tahun kemudian dan memindahkan semua data dari Notebook ke Google.

Itulah beberapa produk-produk dari Google yang tidak mampu bertahan lama, Jadi, jika kita ambil sedikit pelajaran dari artikel ini adalah untuk mencapai sebuah kesuksesaan, kegagalan adalah salah satu faktor penentu dan tak telepaskan dari keberhasilan seseorang

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Deratan Produk Google yang Gagal"

Post a Comment

Give your best comments and for comments that use the unknown name will not approved.